10 Manfaat Xilem Dan Floem Yang Utama

Seperti halnya sistem pembuluh darah yang mengangkut nutrisi dan oksigen pada manusia, pada tumbuhanpun juga mempunyai sistem metabolismenya sendiri yang disebut sebagai sistem jaringan pengangkut. Sistem jaringan pengangkut terdiri dari dua jenis yaitu xylem dan floem yang mempunyai perbedaan fungsi maupun bentuk.

Apa Itu Jaringan Xilem?

Jaringan xylem yang dikenal juga dengan istilah jaringan kayu merupakan sebuah jaringan yang sangat kompleks dan terdiri dari banyak sekali macam sel. Lalu apa manfaat xilem atau fungsi jaringan xilem dalam sebuah sistem metabolisme tumbuhan? Secara fungsi memang jaringan xilem dan jaringan floem saling terhubung namun masing-masing jaringan mempunyai fungsinya masing-masing.

  1. Sebagai Tempat Pengangkut Air

Tentunya Anda paham wacana proses fotosintesis pada tumbuhan. Namun kalau Anda berfikir bahwa untuk proses fotosintesis hanya diperlukan sinar matahari maka Anda salah alasannya ada bnayak unsure lain yang dibutuhlah, salah satunya yaitu air. Salah satu manfaat jaringan xilem yaitu untuk mengangkut air dari dalam tanah oleh akar untuk lalu dibawa ke daun.

  1. Pengangkut Unsur Hara

Selain air ada banyak unsur hara yang diperlukan oleh alasannya itu dalam proses penanaman diperlukan pupuk. Unsur hara didapatkan dari dalam tanah dan fungsi jaringan xilem lah yang membawa unsur hara dari dalam tanah yang diserap oleh akar untuk dibawa ke daun yang nantinya akan dipakai untuk proses fotosintesis.

  1. Berfungsi Sebagai Jaringan Penguat untuk Tumbuhan

Terdapat beberapa komponen atau unsur pada jaringan xilem salah satunya yaitu trakea. Karakteristik trakea yaitu merupakan tabung-tabung yang mempunyai tekstur berpengaruh dan keras. Oleh alasannya itu salah satu fungsi jaringan xilem juga yaitu sebagai jaringan penguat untuk tumbuhan.

  1. Tempat Cadangan Makanan

Seperti yang disebutkan pada poin sebelumnya terdapat beberapa komponen dan unsur yang penting dalam jaringan xilem yang mempunyai fungsinya masing-masing. Salah satu diantaranya yaitu parenkim xilem yang mempunyai fungsi utama sebagai daerah menyimpan cadangan masakan yang lebih dikenal dengan istilah zat tepung. Zat tepung ini berkontribusi dalam pertumbuhan.

  1. Pembentukan Kambium

Tahukan Anda bagaimana proses pembentukan kambium? Well, ternyata proses pembentukan kambium mempunyai kekerabatan dekat dengan manfaat xilem. Pada poin sebelumnya disebutkan bahwa zat tepung disimpan di dalam salah satu unsur atau komponen jaringan xilem. Biasanya zat tepung akan tersimpan hingga diperlukan untuk pertumbuhan dan dari sanalah kambium terbentuk.

Apa Itu Jaringan Floem?

Jaringan floem juga dikenal dengan istilah pembuluh tapis. Sama halnya dengan jaringan xilem, floem juga mempunyai fungsi utama sebagai jaringan pengangkut namun sedikit berbeda dari jaringan xilem terutama dari zat yang diangkut.

  1. Menyalurkan Hasil Fotosintesis

Setelah proses fotosintesis berhasil dilakukan tentunya zat-zat yang terbentuk dari proses tersebut perlu diangkut kembali ke seluruh bab tumbuhan dan inilah merupakan salah satu fungsi utama jaringan floem yaitu mengangkut dan menyalurkan hasil fotosintesis yang berasal dari daun ke seluruh bab tumbuhan sebagai bab dari proses pertumbuhan.

  1. Tempat Penyimpanan Zat Organik

Sama ibarat halnya jaringan xilem, jaringan floem juga mempunyai beberapa komponen dan unsur-unsur penting salah satunya yaitu parenkim floem. Jika parenkim xilem menyimpan zat tepung, parenkim floem menyimpan zat-zat organik hasil proses fotosintesis ibarat karbohidrat, resin, tanin, lemak dan banyak sekali macam zat organik lainnya sebelum zat-zat tersebut dipakai dalam proses pertumbuhan.

  1. Pembawa Hormon Penyembuh Luka

Tak hanya insan yang sanggup mengalami luka tapi tumbuhan juga sanggup mengalami luka tau sakit. Untuk proses penyembuhan luka, tumbuhan menghasilkan hormon-hormon penyembuh luka dan salah satu komponen pada jaringan floem yang dikenal dengan sebutan sel pangantar yang membawa hormon penyembuh luka serta penyalur utama fotosintat ke sel-sel tapis.

  1. Pelindung Sel Pengantar

Seperti yang disebutkan pada poin sebelumnya, sel pengantar merupakan salah satu komponen penting yang terdapat dalam jaringan floem. Dan ternyata, salah satu komponen lain yang juga terdapat dalam jaringan floem yaitu sel albumin. Salah satu fungsi utama sel albumin yaitu sebagai pelindung sel pengantar sehingga sel tersebut sanggup berfungsi secara optimal.

  1. Menunjang Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan

Satu lagi komponen penting yang terdapat dalam jaringan floem yaitu serat-serat floem. Serat-serat floem terdiri dari dua komponen yaitu primer dan sekunder. Floem primer biasanya berfungsi menunjang pertumbuhan memanjang atau meninggi pada tumbuhan sementara floem sekunder berkontrib usi dalam proses pembentukan kambium pada tumbuhan.

Kedua jaringan baik xilem dan floem sama-sama mempunyai fungsi  untuk menjaga kestabilan metabolisme pada tumbuhan. Pada sistem metabolisme manusia, sistem tersebut harus terjaga kestabilannya kalau tidak akan terjadi ketidakseimbangan yang sanggup menganggu beberapa fungsi badan dan mengakibatkan timbulnya penyakit. Sama halnya juga pada sistem metabolisme tumbuhan, kedua sistem jaringan baik xilem maupun floem harus berfungsi dengan baik biar sistem metabolisme sanggup terjaga kestabilannya.

About the author: Dimas

Related Posts